Da’wah ini tidak mengenal sikap ganda. Ia hanya mengenal satu sikap totalitas. Siapa yang bersedia untuk itu, maka ia harus hidup bersama dakwah dan dakwah pun melebur dalam dirinya. Sebaliknya, barang siapa yang lemah dalam memikul beban ini, ia terhalang dari pahal besar mujahid dan tertinggal bersama orang – orang yang duduk – duduk. Lalu ALLAH akan mengganti mereka dengan generasi lain yang lebih baik dan sanggup memikul beban ini.
ALLAH swt berfirman tentang mereka : “…yang bersikap lemah lembut terhadap orang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang – orang yang kafir, yang berjihad di jalan ALLAH, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia ALLAH yang ia berikan kepada siapa yang dikehendaki.” [Al-Maidah : 54]
